Selasa, 21 September 2010

Mengenang Jogja

-lanjutan-

Seandainya saya cuma sendirian atau berdua dengan suami pasti saya akan menyusuri jalan jalan di Jogja.....menyusuri kenangan selama tahun tahun menimba ilmu di sana.
Sungguh.......... setelah 13 tahun meninggalkannya.....bukannya terlupakan justru kerinduan dan kenangan yang pernah ada semakin melekat.Seandainya otak manusia menpunyai semacam media penyimpanan seperti CD atau flash disk.......pasti saat itu saya akan putar kembali sembari mencium aroma udaranya, tanahnya bahkan titik hujan yang turun untuk mengobati kerinduan.
Tahun tahun menimba ilmu.....saat saat dimana pribadi dan karakter saya semakin terbentuk..kedewasaan,.jalinan pertemanan, persahabatan, kesederhanaan dan penguatan jiwa. Tentunya tidak mudah untuk melupakan semua itu.
Di kota inilah saya mendapat hidayah untuk lebih mengenal Islam dan lebih mendalaminya hingga saya mampu berhijab setelah sekian lama memantapkan diri mencari penguatan untuk tetap konsisten. Akhirnya saya mampu berhijab walaupun setelah keluar dari Jogja kira kira tahun 1998..........proses itu tidaklah mudah bagi saya dan semuanya dimulai dari Jogja.....
Maka tidak salah seandainya saya sampaikan terima kasih untukmu Jogja......dan orang orang yang pernah menjadi bagian dalam perjalanan hidup saya di kota ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar