Rabu, 27 Januari 2010

Berburu Tikus


Semalam terjadi kehebohan di rumah kami dan penyebabnya adalah TTTTikusss.
Sebelumnya memang kami tahu ada tikus yang menyelundup ke rumah, tepatnya di dapur. Kami mencurigai makhluk ini karena pada pagi hari sering terdapat ceceran remah makanan atau kotoran2 yang tidak jelas, bahkan saya pernah memergokinya ketika mau sahur, tapi saya hanya sempat bengong dan detik berikutnya Mr T sukses menyelinap di kolong dapur dekat tabung gas. Suatu saat pas libur hari sabtu, saya sempetin beresin kolong dapur yang berantakan.............ternyata saya mengusik kediaman sang tikus ....Mr T langsung ngabur entah kemana, kontan mereka langsung berteriak2, Shella asisten saya dan Faiq langsung naik ke atas kursi, Farras cuma bengong dan saya kebingungan mencari kemana larinya. Wah wah setelah dapur saya obrak abrik...tampak segala macam benda tertumpuk disana, dan yang bikin saya tercengang adalah lap dapur teronggok dengan manisnya di sana. Itu kan lap dapur yang dicari Shella beberapa hari sebelumnya. Kontan saya langsung emosi,...............barang2 tak terpakai langsung dikeluarkan ..biar jadi rejekinya tukang loak, sampah dan lap langsung dibuang ke tempat sampah.
Nah...ceritanya semalam ayah dan Faiq sudah tidur duluan,sedangkan Farras masih minum susu, tiba tiba dia bilang dengan manja dan pelan (khasnya dia memang)....Ada tikus bu,,,,,Farras takut... Saya yang menemaninya tidak langsung percaya, begitu pula Shella yang sedang menonton TV. Masak sih dek,....cecak kali” kata saya menenangkan. Iya betul ada tikus, lewat situ tu....katanya sambil menunjukkan arah larinya Mr T. Iya cicak kali dek,...” kata Shella. Tapi Farras tetap saja ketakutan...selesai minum susu langsung minta ke kamar, ga mau jalan kaki....takut katanya. Belum lama saya menemani Farras di kamar...Shella menjerit memanggil manggil ...ada tikus. Katanya. Langsung saya keluar kamar dan mulai memikirkan cara menjebak si tikus. Singkat cerita......dengan menjerit jerit dan menciptakan kehebohan selama hampir 1jam kami berhasil menjebaknya masuk dalam sepatu boot Faiq yang sudah lama tidak terpakai...Berikutnya kami kebingungan bagaimana membuangnya......langsung dibuang di tong sampah atau dihanyutkan diselokan. Sementara Shella masih memekik ngeri dengan hasil jebakan kami... . Terganggu dengan kehebohan kami si ayah terbangun dengan bersungut sungut...” ngapain sih kalian malem malem bikin keributan”. Setelah tahu duduk perkaranya, bungkusan sepatu boot berisi saudara Miki langsung dibuangnya di luar rumah....nggak tahu jatuh kesebelah mana kayaknya sih ke selokan..didekat rumah tetangga....
Kehebohan berakhir dengan masuknya kami ke kamar masing masing.........

Apakah cerita sudah berakhir???? sepertinya belum. Karena pagi tadi di dapur saya menemukan tanda tanda hadirnya saudara Miki di dapur. Saya lemasss dan Shella...nyengir dan bergidikk..
Mungkin nanti malam kami harus berjibaku lagi........

Tidak ada komentar:

Posting Komentar