Setau saya memang tidak ada hukum Islamnya harus merayakan khitanan. Baik itu dengan pengajian ataupun hajatan dengan mengundang keluarga, teman dan tetangga. Oleh karena itu kami (saya dan suami) juga tidak merayakan khitanan Faiq, kami bersyukur kepada Allah Swt doa dan dengan membagikan nasi kotak ke tetangga dekat, beberapa teman dan ke masjid di dekat rumah. Cukup itu tidak lebih. Ada tetangga yang mempertanyakan juga kok tidak dirame2in.....saya cukup menjawab dengan senyuman toh kami sudah menginformasikan rasa syukur kami dengan wujud nasi kotak. Bukankah kita tidak boleh berlebih lebihan?
Yang agak kaget keluarga dari suami ketika saya kabarkan kalau Faiq sudah dikhitan, 'kapan hajatannya?” kata Bude Marti dari Pekalongan, saya jawab bahwa tidak ada hajatan, kami cuma adakan syukuran kecil, dan mohon doanya tentu saja.
Tidak terduga tanggal 20-an Juli ada telpon dari Semarang kalo rencananya ada rombongan dari Keluarga Semarang akan berkunjung ke rumah kami di Bogor, kebetulan ada acara ngunduh mantu di Pekalongan pada tanggal 25 Juli terus dilanjutkan sekalian ke Bogor. Tentu kami sangat senang mendengarnya, apalagi Faiq....sudah tidak sabar dengan kedatangan Mbah dan sepupu2nya dari Semarang. “ Asyik, bakalan ramai' katanya.
Tanggal 25 malam rombongan sampai di Bogor....total menggunakan 2 mobil. Bisa dibayangkan hebohnya...dan bagaimana mereka semua tidur? He he sya terpaksa menggelar kasur tiup, 2 buah karpet dan nampaknya masih kurang karena sopir tidur di mobil dan ada yang bawa kasur lipet. Btw....heboh banget...ramailah tentu saja. Berdua anak2 saya jadi terbangun dan bergabung dengan kehebohan yang ada.
Oya oleh oleh yang dibawa?....ada kelengkeng satu keranjang, ada brownis, ada tahu bakso, ada keripik ada cumi, udang dan kepiting yang sudah dimasak....ehm yummy.
Kehebohan masih berlanjut pagi harinya..karena harus menyiapkan minuman panas, sarapan, belum lagi pada antri ke kamar mandi. He he seru...tapi seneng . Rencana mereka tidak akan lama di Bogor jadi setelah jalan2 sebentar trs langsung cabut lagi ke Semarang....yahhh kok cuma sebentar? Kata anak saya. Iyalah saya maklum kan besok harinya harus sekolah dan bekerja kembali.
Singkat cerita..jam 7.30 semuanya sudah siap pulang. Saya dan suami tergopoh gopoh menyiapakan diri karena mau mengantar dan sekalian ikut mampir ke Kebun Raya Bogor. Disana kami mampir hingga jam 10.an, dan rombongan melanjutkan perjalanan pulang kembali ke Semarang.
Terima kasih semuanya...........
Tidak ada komentar:
Posting Komentar