Kamis, 30 Juli 2009

Ke Marcopolo

Setelah 2 minggu selesai khitan, Faiq sudah kepengen berenang (blm bisa berenang sih....cuma nyemplung dan maen maen air sj). Berhubung sebentar lagi tahun ajaran baru mulai maka kami sekeluarga mau menjajal wahana yang belum pernah kami coba yaitu Wahana Air Marcopolo di Perumahan Bukit Cimanggu City. Wahhhh, heboh sekali pagi pagi menyiapkan semua perlengkapan, ga banyak bawa bekal , karena takutnya ga boleh sama pihak pengelola. Bekal cuma bawa mi goreng satu kotak, biskuit dan minum tentunya. Untungnya anak-anak mau sarapan walopun cuma sedikit. Saya dan suami seperti biasa ga sempet sarapan. Ga pa2 lah demi anak-anak. Jadi total satu rombongan kita ber 6. Saya, suami, Faiq, Farras, Aryo dan teh Shela.
Masih jam 9-an ketika kita sampai di lokasi jadi blm terlalu ramai. Ternyata wahana Marcopolo ini lumayan bagus walopun tidak selengkap Jungle. Kelebihannya menurut saya ya....tempatnya bersih, tidak terlalu ramai, toilet dan ruang ganti ada beberapa dan tersebar di beberapa tempat sehingga kita ga perlu jauh2 cari toilet, tinggal cari saja yg terdekat, juga ada beberapa tenda berjualan penganan seperti burger, pizza, rujak, singkong goreng, dll. Bangunannya bergaya romawi tempo dulu, dengan berbagai patung dan ornamen yang menarik. Juga ada tempat berendam air panas (harus bayar 10 ribu). Kolamnya ada beberapa anak kolam bayi yg cuma beberapa cm dalemnya, kolam anak dengan kedalaman kira2 60 cm dan kolam dewasa, ada yang berlokasi lebih rendah dengan pancuran air, perosotan dan jembatan untuk melintas. Bagus sekali menurut saya
Ada juga kolam pasir untuk anak2 bermain pasir, isinya pasir putih, ada replika perahunya.
Saya sangat tertarik dengan wahana ini, bayarnya juga tidak terlalu mahal Rp. 35.000 perorang. Dibandingkan dengan the jungle, saya prefer ke sini karena pengalaman ke Jungle 2 kali yang penuh banget dengan orang membuat saya malas kesana. Apa nikmatnya bermain air dengan begitu banyak orang, yang ada justru airnya jadi cepat kotor, belum lagi tempat ganti dan toiletnya yang penuh dan kotor, letaknya agak jauh dari kolam. Memang sih arenanya lebih lengkap, ada kolam arus, ada akuarium, ada penangkaran burung dll. Tp ya berhubung saya orang yang kurang bisa menikmati keramaian.....saya kurang suka ke sana.
Lama juga anak2 bermain main di kolam, hingga jam 12 siang mereka masih asyik bermain bahkan the Shela sampai kehilangan sebelah antingnya gara gara terlalu heboh bermain banana boat bersama Faiq dan pengunjung lainnya. Barulah jam 12.30 kami bersiap2 untuk cabut dari Marcopolo. Alhamdulillah anak-anak nampak puas sekali'

Tidak ada komentar:

Posting Komentar