Selasa, 07 Juni 2011

Pisah

Tidak terasa sudah 6 tahun Faiq belajar di SDIT Aliya....hari Sabtu yang lalu 4 Mei 2011 diadakan acara pelepasan siswa/siswi kelas 6 SDIT Aliya 9pdahal pengumuman kelulusannya sendiri malah belum loo). Acara berlangsung di GOR Surya Kencana Sindang Barang Bogor mulai pukul 7 pagi hingga pukul 12.30 siang meliputi wisuda siswa siswi klas 6, kata sambutan dari sekolah, perwakilan orang tua dan penampilan siswa siswi Aliya.
Saya merasa dan saya tahu Faiq cukup sedih (apa ya tepatnya..?) karena perpisahan dengan guru dan teman temannya yang mengisi hari harinya selama 6 tahun. Selesai acara saya liat mukanya muram, tidak bersemangat ...dan saya tahu itu bukan karena capek ataupun lapar. Tapi lebih karena suasana perpisahan pada acara tersebut. Ingatan sayapun kembali ke sekitar tahu 80-an ketika saya harus pindah sekolah karena mengikuti kepindahan oarang tua......sedihh rasanya harus berpisah dengan teman teman sekelas yang sudah bersama sama selama 5 tahun...mungkin itulah pertama kali saya menangis sangat sedih seperti layaknya orang dewasa. Sungguh berpisah memberikan rasa yang tidak nyaman dan tidak menyenangkan....tapi itulah kenyataan dalam kehidupan kita karena ada pertemuan pasti ada juga perpisahan.
Kembali ke Faiq....saya ingat 6 tahun lalu pertama kali saya mengantarkannya masuk sekolah kelas 1 di SDIT Aliya...ada rasa kuatir Faiq tidak mau ditinggal karena masih asing dengan lingkungannya dan minta ditunggu hingga sekolah usai. Alhamdulillah hal itu tidak terjadi, Faiq masuk ke barisan teman temannya sesuai dengan kelasnya (waktu itu kelas I A) tanpa menoleh lagi...Berhubung saat itu fasilitas jemputan belum beroperasi terpaksa saya nitip ke ortu Salma untuk mengantar Faiq ke rumah (kebetulan rumah kami berdekatan)...dan saya terpaksa berangkat ke kantor dengan sedikit perasaan was was.
Sejalan dengan waktu dan 'pasang surut' prestasi Faiq, dia tidak banyak mengeluh dengan segala kesulitan dan kelelahan yang dihadapi. Cukup pada saat lelah sepulang sekolah Faiq langsung tidur tidak peduli saat sudah sore.. Faiq cukup senang dan menikmati hari harinya di SDIT Aliya terbukti ketika menginjak kelas 3 saat kami orangtuanya menawarkan untuk pindah sekolah karena kami kuatir dengan kelelahan fisiknya yang berakibat prestasinya kurang optimal, dengan tegas Faiq menolak mentah mentah usulan kami. Katanya 'aku nggak capek kok Bu, ngga apa apa. Pokoknya aku ngga mau pindah sekolah.' Ya sudah usulan tersebut kami buang jauh jauh. Kami ikuti saja kemauannya. Hingga sampailah Faiq di titik akhir Sekolah Dasarnya, mau tidak mau dia harus berpisah meninggalkan dunia sekolah dasarnya dan mau tidak mau harus menatap ke depan bersiap melangkah dan berjuang untuk masa depannya.

Dan pagi tadi....
suara derum mobil lewat yang sudah sangat dihafalnya...
'Om Dodi sudah njemput tuh” kt Faiq sambil bersiap berangkat mengikuti tes seleksi SMP.
“Kamu masih pengen sekolah lagi kak, (ke Aliya tentunya)?” tanya saya perlahan ...”Iya Bu aku pengen masuk sekolah lagi” jawabnya jujur.. Dan saya paham , saya mengerti Faiq berat meninggalkan sekolahnya, guru guru, teman teman dan lingkungan yang telah membuatnya betah dan nyaman selama 6 tahun.

Karena itu dengan segala ketulusan hati kami mengucapkan beribu ribu terima kasih, rasa hormat dan penghargaan yang tinggi kepada para guru yang langsung maupun tidak langsung telah membimbing, menasihati, menyampaikan ilmu kepada Faiq baik langsung maupun tidak langsung...teman teman Faiq selama 6 tahun bersekolah di Aliya, segenap karyawan SDIT Aliya baik trans Aliya, Catering, Koperasi, BMT, Pak Satpam dan semua pihak yang tidak dapat disebut kan satu persatu. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan Bp/Ibu semua.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar