Selasa, 04 Januari 2011

Pelabuhan Ratu & Lido

Liburan Natal 2010 kami manfaatkan mengunjungi Pantai Pelabuhan Ratu. Awalnya kami bingung juga mau membawa anak anak kemana coz kalau yang jauh dari Bogor agak repot juga dengan waktu libur cuma 3 hari malah cuma dapat capeknya saja. Sempet kepengen ke Pangandaran, menginap 2 hari kan lumayan juga tuh....jadi drivernya ga terlalu capak (he he kasian ayah ya) . Rencana ini batal, keluarga Mas Ali kurang setuju karena kejauhan....yang deket dekat aja kata bude Ali...Cianjur atau Sukabumi tapi kita bisa menginap sehari...supaya anak anak bisa refreshing.
Browsing sana – sini, nanya sana sini sudah telpon juga ke hotel hotel di sekitar Pelabuhan Ratu sayang untuk libur Natal tersebut sudah full booked. Akhirnya ada info dari Mba Anik sebuah resort di Cikidang Sukabumi tepatnya Cikidang Hunting Resort (bisa dilihat lengkapnya di situs mereka) yang bisa disewa untuk keluarga. Resort ini menyatu dengan area hutan untuk perburuan (bagi yang hoby berburu pasti tertarik) dan perkebunan kelapa sawit sebagai alternatif investasi bagi perorangan yang berkeinginan menanamkan uangnya di kebun kelapa sawit.
Kami berangkat tanggal 24 Desember 2010 hari Jumat pagi dengan menggunakan 1 mobil. Alhamdulillah cukup diisi 4 orang dewasa plus 2 remaja dan 3 anak anak. Tidak perlu memakai 2 mobil, selain lebih boros juga supirnya nti ga bisa gantian (he he yang bisa jadi driver cuma ayah dan Pakde Ali). Sengaja kami tidak melewati jalur Ciawi karena sudah memperkirakan macetnya kawasan tersebut terutama pada saat weekend . Dari Bogor kami menuju Cijeruk, Cihideung tembus ke Kab. Sukabumi (nama tempatnya apa aj ya kok lupa, pokoknya lewatin Cigombong, Parung Kuda, Cibadak) dan langsung menuju Cikidang. Bener bener baru pertama kali saya lewat jalur ini, jalannya berbelok belok, agak sempit dan menanjak tetapi pemandangan yang disuguhkan di kiri kanan jalan cukup memberikan kesejukan bagi kami.....suasana pedesaan yang asri dengan latar belakang Gunung Salak, beraneka tanaman dan pepohonan rindang. Kami melewati juga kebun durian Warso Farm, kebun durian milik perorangan yang kemudian menjadi semacam Agrowisata yang cukup ramai. Tidak jauh dari Warso Farm terdapat kebun buah Naga. Subhanallah unik sekali buah ini batang (daunnya?) menjulur julur serupa naga yang khas dengan punggungnya yang bergerigi.
Masuk ke kabupaten Sukabumi jalur yang kami tempuh tadi tembus ke Cigombong, Parung Kuda dan Cibadak sebelum kemudian menuju Cikidang. Kami sempat terjebak kemacetan di daerah Cigombong dan Parung Kuda kemacetan seperti di Jalan Suryakencana Bogor pertokoan di kanan kiri dan angkot yang ngetem dan berhenti sembarangan belum lagi mobil mobil besar pengangkut air mineral penuh menyesaki jalanan.
Alhamdulillah setelah lepas dari kemacetan di wilayah tadi perjalanan kemudian cukup lancar hingga kami menuju Cikidang. Jalan menuju Cikidang ini ternyata juga dilalui mereka yang hendak menjajal arung jeram di Sungai Citarik (mungkin kapan kapan perlu juga mencoba...). Pemandangan yang tersaji cukup menarik...kami melewati wilayah pedesaan, perkebunan karet dan juga perkebunan kelapa sawit milik PTPN. Ha ha saya jadi geli sendiri masak baru sekarang melihat kebun kelapa sawit dari dekat, padahal saya bekerja di Kantor Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit.
Kira kira jam 11.15 sampailah kami di Cikidang Hunting Resort. Setelah mengurus penginapan dan mendapatkan kunci kamar, barang barang kami turunkan dan disimpan di kamar resort. Sedikit gambaran bangunan bangunan resort bernuansa alami terbuat dari bambu, masing masing resort terdiri dari 2 bed besar (satu bed terletak pada kamar tersendiri), 1 kamar mandi, ruang tamu / ruang menonton TV dan beranda kecil di depan. Kami menempati 2 rumah/resort yang saling berhadapan. Saya dan suami beserta anak anak dan Aryo menempati satu rumah sementara pakde, bude, Icha dan teteh Shela ada di rumah yang satu lagi. Selanjutnya kami berencana mencari Masjid untuk menunaikan sholat Jumat, mencari warung makan dan langsung meluncur ke pantai Pelabuhan Ratu. Menurut informasi dari Resort di Cikidang ke Pelabuhan Ratu berjarak ± 20 km.
Masjid kami temukan kira kira 3 km dari resort, beruntung tak jauh dari Masjid terdapat Warung Sate yang nampaknya lumayan ramai. Sementara menunggu para lelaki sholat Jumat, saya dan para perempuan memesan makanan di warung tersebut. Menu yang tersedia meliputi sate kambing dan ayam, sup kambing dan sedikit menu yang lain.
Selesai sholat dan makan siang tanpa buang waktu kami meluncur menuju Pantai Pelabuhan Ratu, kami mengejar supaya tidak kemalaman kembali ke Resort. Jalur dari Cikidang menuju Pelabuhan Ratu sangat menarik, sebagai jalur alternatif menuju Pelabuhan Ratu, jalannya lumayan bagus cukup dilalui oleh 2 kendaraan berpapasan. Sepanjang kiri kanan jalan kami disuguhi dengan pemandangan hutan dan suasana asri pedesaan cukup menyegarkan dan menyejukan mata. Kelemahannya adalah jalur ini sangat berkelok kelok naik turun dan banyak tikungan tajam. Kami sempat beristirahat sebentar di dekat lokasi wisata arung jeram untuk memberi Farras kesempatan menghilangkan kepusingan dan rasa mual di perut. Yaa.............karena jalan berkelok kelok naik turun dengan lingkungan tajam, si bungsu saya ini tampaknya tidak tahan. Farras mengeluh pusing dan sakit perut hingga batuk batuk ingin muntah..Sekitar 30 menit kami beristirahat sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Pelabuhan Ratu
Pukul 14.30 WIB akhirnya kami masuk kota kecamatan (?) Pelabuhan Ratu...alhamdulillah tidak nampak kepadatan kendaraan bahkan cenderung sepi. Syukurlah, artinya kami akan bisa puas main di pantai (terutama anak anak, apalagi Farras yang belum pernah merasakan main di pantai). Setelah turun ke pantai anak anak riang sekali, pantai relatif sepi sehingga kami bebas berlarian kesana kemari. Ha ha ha... Farras yang sebelumnya rewel karena pusing dan mual.......jadi riang gembira bertemu pasir pantai dan air laut. Anak anak berlarian kesana kemari bermain dengan pasir dan ombak tidak sungkan menyambut ombak yang datang lalu menjatuhkan diri dalam dekapan pasir dan ombak yang menerjang. Wah wah tampilan anak2 boleh dibilang jadi ga keruan, baju basah semuanya, kantung kantung baju penuh dengan pasir...muka dan rambut berantakan.....sungguh ceria sekali mereka!!.
Puas bermain main, kami menyantap hidangan seafood yang dijual didekat pantai..... alhamdulillah nikmat sekali rasanya melahap makan dengan pemandangan pantai luas ditemani angin pantai yang sejuk.
Pukul 5 sore kami beranjak meninggalkan Pelabuhan Ratu, sebenarnya kami berkeinginan untuk menunggu sunset akan tetapi berhubung khawatir kemalaman sampai ke Resort terpaksa kami segera meluncur ke Cikidang. Besok jalan kemana lagi ya...?
Hari Sabtunya kami meninggalkan resort sekitar pukul 9.30 pagi, sengaja untuk menghindari macet dijalan. Ternyata dugaan kami benar, karena berencana lewat jalur Ciawi, kami sempat terjebak kemacetan (daerah apa ya...lupa namanya). Ada alasan kenapa kami tidak melewati jalur seperti saat berangkat pertama karena ingin mampir ke Lido (sttt..saya belum pernah wisata ke Lido loh), kedua rencananya mau mampir ke SMP-SMA Al Kahfi (survei SMP untuk Fa'iq, katanya sih Fa'iq pengen sekolah di SMP AL Kahfi). DI Lido tempat yang kami sasar adalah Restoran Terapung Pi Nadar Lido,....unik juga nih Resto. Mau tahu uniknya...? Restoran ini terapung di pinggir Danau Lido memiliki beberapa unit perahu/rakit yang bisa disewa oleh pengunjung, setelah memesan makanan dan makanan telah tersaji semua di perahu yang kami sewa muncullah 3 orang yang siap mendayung dan membawa kami menyusuri danau Lido. Ini pengalaman pertama saya dan anak anak.....sungguh sangat nikmat makan di atas perahu sambil menikmati pemandangan seputar danau ditemani ikan ikan yang sesekali nampak di air dan diiringi hembusan angin yang bertiup lembut.... selesai makan jadi kepengen tidur deh.... ha ha (dasar!)
Usai sholat dhuhur kami bersiap kembali ke Bogor, eits mau lewat mana ni....? kami coba teruskan menuju SMP AL Kahfi tetapi sayang padatnya luar biasa terutama kendaraan kendaraan yang menuju arah Sukabumi. Melihat situasi tersebut segera diambil keputusan : gak jadi lewat Ciawi kita putar balik saja lewat jalur alternatif Cijeruk – Pamoyanan - Bogor...Horee akhirnya kamipun putar balik mencari jalur alternatif Bogor. Syukurlah jalur ini lancar sehingga sore hari kami sudah sampai ke Vila kami (Vila Ciomas Indah maksudnya...)

1 komentar: