Kamis, 12 Agustus 2010

Ramadhan

Subhanallah, Alhamdulillah, Allahu Akbar
Sungguh bahagianya saya.....apa pasal???
Karena anak bungsu saya, Farras sudah mau dan berniat ikut puasa.
Saya sama sekali tidak mengira, bahkan boleh dibilang underestimated!!!!
Ramadhan kali ini saya belum menargetkan Farras untuk belajar puasa. Yaahh saya merasa cukup paham bagaimana anak anak saya karena itu rencananya baru tahun depan saya mengajak Farras berpuasa. Dibandingkan kakaknya dulu, Farras memang lebih manja, lebih agak susah diberitahu dan dinasehati, masih belum mengerti kalau diberi pemahaman dan terkadang ngeyelnya itu yang bikin kita ortunya harus bersabar. Makanya saya tidak muluk muluk mengajarinya puasa Ramadhan tahun ini.

Alhamdulillah....hari pertama dan kedua ini lancar walau cuma puasa bedug alias setengah hari dan lanjut lagi. Bahkan boleh dibilang dia sama sekali tidak rewel tidak susah makan ketika berbuka, tidak malas ketika dibangunkan sahur. Benar benar surprise buat saya.
(Sungguh Ibu sangat bangga padamu Nak)
Jadi ceritanya pada sahur pertama, saya sudah terbangun sejak sebelum jam 2 dinihari. Mungkin karena takut ketiduran sampai pagi, jadinya saya beberapa kali terbangun tengah malam. Daripada saya pakai tidur lagi dan kebablasan saya memilih menyiapkan keperluan sahur. Memanaskan air, menghangatkan sayur dan menggoreng lauk. Ditengah kesibukan tersebut Farras ikutan terbangun lalu dengan polosnya “ Ibu... Farras mau makan malam, kan tadi belum makan malam” ….dengan tersenyum geli saya menjawab “ dik... tadi kan sudah makan sama Teteh.., dan sekarang bukan malam tapi sudah pagi, namanya waktu sahur. Adik mau makan? Lalu dengan mata masih mengantuk Farras menjawab “ Tadi kan makan sore Ibu,.iya, Farras mau maem sama nugget sama kentang ya bu”. Dengan masih terheran heran saya penuhi permintaannya. Dalam hati saya berpikir ini anak kelaperan kali....atau seperti orang jetlag...agak bingung kira kira, melihat sekitarnya gelap dikira malam hari. Saat itu Farras makan dengan lahapnya menu nasi + semangkuk sup + nugget + kentang goreng sampai habis. Berikutnya minum air putih dan tidur lagi.
Pagi harinya dengan tidak memaksa saya sampaikan ke Farras “ Adik puasa ???...kalau kuat nanti jangan makan minum sampai jam 10 ya. Mau ngga???. Dengan mata masih mengantuk sambil menyibak nyibakkan rambut ikalnya...” Iya....jam 10 aja” . Okay lah jam berapapun nggak masalah kata saya dalam hati.
Ternyata hari pertama itu Farras bisa bertahan hingga jam 11 siang tapi minta makan/minum atau rewel...kata Teteh. Sambil telpon dari kantor tak hentinya saya bersyukur...anak saya ini sudah sanggup menjalankan ibadah (dengan kemampuan dia tentunya) dan yang saya masih surprise, kemauannya itu muncul seperti tiba -tiba.tanpa saya prediksikan sebelumnya.
Sungguh saya rasakan besarnya rahmat Allah pada Ramadhan kali ini. Semoga satu bulan ini benar benar bisa memberikan hikmah kepada kami sekeluarga. Ammmin



(We proud of you my Daughter)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar