Selasa, 11 Mei 2010

HP oohhh HP

Siapa yang tidak punya HP....alias Hand Phone alias Telepon Genggam?
Dari Presiden, Menteri, Direktur, GM, Manager, Karyawan swasta, PNS, Office Boy/Girl, Penjual nasi Gudeg, Tukang Ojek sampai pembantu semua boleh dikata tidak lepas dari benda bernama HP, bahkan dari anak balita hingga kakek/nenek tidak terkecuali. Banyak manfaatnya memang betul sekali., telepon, SMS, chatting, games, GPS, internet dll.
Dan nampak nyata dewasa ini dunia luas menjadi semakin dekat, Jakarta – Pekalongan, Bogor -Padang, Semarang – Aceh, Lampung – Tegal, Bogor – Australia, Jakarta – USA dsb dsb. Dunia menjadi seakan tanpa batas. Maka mulailah masing masing sibuk dengan dunianya... dunia maya yang memabukkan, hingga tidak sadar tersenyum senyum sendiri, tertawa sendiri,....atau menangis haru.
Lama lama seperti orang autis yang terputus dengan dunia di sekitarnya.
Mari kita bayangkan satu keluarga terdiri dari ayah, ibu dan 2 orang anak serta 1 pembantu. Malam hari sepulang kantor ayah istirahat sambil menekuni HP masing masing, asyik dengan dunia mereka. Begitu juga sang pembantu asyik ber sms ria dengan pacarnya, anak sulung asyik bergames ria sambil sesekali teriak kesal dan gemas karena gagal. Sementara si adik yang belum mengerti HP hanya bisa bermain sendiri berlari kesana kemari. Sedangkan sang ibu........istirahat dan bengong sendiri mencari teman ngobrol sambil menemani si bungsu bermain. Kalo sibuk dengan Hpnya pula …..kasian si bungsu sendirian .
Lalu interaksi apakah yang terbangun dari kondisi tersebut???? sudah gak nyambung kalo ABG bilang. Yaa,,,,ayah ketak ketik sambil senyum senyum sendiri, giliran ditanya atau diajak ngobrol...........sudah pasti gak konek lah.. Jadi lebih dekat teman yang nun jauh disana dibandingkan anak atau istri yang cuma berada cuma dalam radius 1 – 3 meter.........
Huuuh...........dunia memang semakin edan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar