

Menjajal 'gerobak' baru...pada liburan setelah Pemilu tanggal 10 - 12 April, kami sekeluarga + 2 orang asisten keluarga kami meluncur ke Bandung (ke rumah Kakak). Alhamdulillah nyaman juga si Teri. Jumat pagi kami berangkat, kali ini jalur yang kami tempuh melewati Puncak. Sengaja kami berangkat pagi-pagi supaya tidak terkena macet. Dan alhamdulillah sesuai perkiraan kami jalanan belum terlampau macet paling cuma macet sedikit karena pasar. Kalo dituruti sebenarnya keinginan hati ya mampir mampir dulu menikmati suasana Puncak, mumpung masih sepi kan banyak tempat Wisata di sana. Ada yg namanya pake Matahari gitu, ada Curuq Cilember, Gn Gede, Cibodas, ada Gunung Mas, Taman Safari, Kota BUnga dll atau sekedar makan jagung bakar didekat kebun the, berhubung sang Driver tidak berkenan, pemandangan Puncak hanya kami nikmati dari dalam Teri.
Memasuki wilayah Cianjur, mulai coba2 menghubungi adik yang tinggal di Karang Tengah Cianjur, tapi gak diangkat juga.....lg ngapain oooiiii masih molor y. Setelah beberapa kali telpon akhirnya telpon diangkat jg. Kami menyatakan niat mau mampir sebentar mumpung sudah sampe Cianjur. Jam 8.30 WIB kami sudah sampai di rumah adik di Karang Tengah, Cianjur, mampir dulu sebentar disana.
Kebetulan rumah adik lagi tidak ada asisten, kami maklum dengan persiapan keluarganya (emang Presiden harus perlu persiapan khusus?....he he). Kali ini kami mampir cuma sebentar karena Faiq si sulung kami pengen sholat Jumat di Bandung bareng Rifqi sepupunya, jam 10.00 WIB kami cabut dari Cianjur langsung meluncur ke Bandung gak pake mampir mampir lagi supaya dapet sholat Jumat di Bandung. Jalanan menuju Bandung ga terlalu padat (alhamdulillah) hingga kami sampe di rumah Kakak pas adzan. Langsung sj si Ayah dan Faiq membersihkan diri, berwudhu dan menuju masjid di depan rumah Kakak.
Selesai sholat, kami makan siang bareng sambil menyusun rencana kegiatan liburan. Faiq ngotot pengen ke Tangkuban Perahu hari Sabtu, gak tau kenapa dia ngotot begitu. Sementara kami menyetujui keinginannya. Sedangkan untuk sore ini kami sepakat mengajak anak anak ke kolam renang. Nah hasil jepretan kameranya silakan dilihat ya......Yang jelas anak anak seneng banget...walopun belum bisa berenang Faiq dan Rifqi terlihat asyik sekali bermain main. Sementara si bungsu kami, Farras ga mau nyebur ke kolam, dingin katanya. Alhasil....dia cuma nongkrong ngeliat kakaknya bermain main pdhal sudah pake baju renang.
Sampai saat makan malam Faiq masih ngotot pengen ke Tangkuban Perahu, sementara saya, suami dan kakak masih mikir mikir karena berbagai pertimbangan, al jauh, macet dan kenyamanan si bungsu. Kakak menawarkan berbagai alternatif, ke Garut, Candi ...(apa y namanya lupa) ke Angklung Mang Ujo dll. Setelah berdiskusi dan berdebat …....akhirnya kami menyepakati tujuan untuk besok pagi yaitu : ke Museum Geologi, Kebun Binatang, Taman Lalu Lintas
Paginya saat ke Museum Geologi, masih tutup, kami harus menunggu setengah jam sebelum pintu dibuka. Wahhhhh ternyata sedang ada rombongan studi Tour dari sebuah SMP dari Jawa Timur jadinya Museum penuh dengan pengunjung. Beda banget dengan Museum Zoologi di Bogor yang biasanya sepi pengunjung. Berhubung ayahnya anak anak lulusan Geologi.... jadinya kami tidak memerlukan Pemandu hehe ….Bagian yang paling menarik buat anak anak adalah melihat fosil Dinosaurus yang berukuran besar. Faiq dan Farras tampak takjub dengan sosok tulang belulang yang subhanallah sangat besar tersebut. Ya iyalah masak ya iya dong....biasanya cuma liat tulang ayam alias ceker (he hehe).
Selesai Museum kami langsung menuju Kebun Binatang Bandung.....Ini bagian yang paling melelahkan karena harus sering gendong Farras sambil jalan. Anak anak juga menikmati kunjungan ke Kebun Binatang ini. Sayang koleksinya kurang lengkap, dan beberapa bagian masih direnovasi...serta terkesan agak jorok disana sini. But, its oke.....anak anak fine fine aja tuh.
DI salah satu lokasi dekat gajah tunggang ada arena flying fox untuk anak anak, Faiq ingin ikut tapi Rifqi terlihat masih ragu ragu. Mungkin karena sudah sering Outbond di sekolahnya (SDIT Aliya), dia mau mau sj ditawarin meluncur. Dan setelah melalui antrian yang lumayan panjang.... meluncurlah anak lelaki kami dari atas pohon berketinggian sekitar 8 meter (?)....duh senengnya melihat dia dengan mantap melangkahkan kaki menapaki tangga bambu dan meluncur dengan SUKSES. Anakku Semoga demikian juga kau menapaki kehidupan ke depan, harus berani dan kuat. Jadilah lelaki pemberani dan solih kebanggaan ayah ibu.
Oya Rifqi akhirnya ga berani meluncur, ya sudah kami tidak berani memaksa. Mungkin lain kali ya Rif.
Selesai kunjungan ke Kebun Binatang kami makan siang di KFC (kebetulan ada di dalam lokasi)....daripada repot repot cari yang lain . (padahal maksud hati pengin wisata kuliner juga seeh,)
Untuk sholat dhuhur kakak menyarankan ke Masjid Salman ITB sj....ga jauh dan tempatnya enak. Meluncurlah kami kesana. Dan memang benar suasana kampus ITB saat itu tenang, tampak beberapa mahasiswa sedang berdiskusi membentuk kelompok2 di serambi masjid Salman. Sempet juga saya mendoakan anak2 sy....kalaulah Allah mengijinkan anak2 bs sekolah di sini, semoga bisa menjadi Ilmuwan Muslim yang mumpuni.
Tujuan berikutnya adalah Taman Lalu Lintas. Kalau dilihat ya...mirip mirip dengan Taman Topi di Bogor. Isinya bermacam arena bermain untuk anak2 termasuk kolam renang. Heran juga, walopun sore sebelumnya sudah nyemplung di kolam, kali ini pun mereka minta ke kolam renang lagi. Ya wis...dituruti sj. Anak2 main di kolam sampe arena renangnya sudah mau tutup (mereka buka cuma sampe jam 15.30). Setelah berenang Farras minta naek kereta mini dl, okelah saya bersama Farras dan 2 org asisten meluncur dgn kereta mini.
Tadinya kami mau langsung plg ga mampir mampir lagi, la kok Kakak ga bawa kunci rumahnya. Mau tidak mau kami harus mampir dulu ke Goethe Institute tempat Mbak Haf isterinya mengajar bhs Jerman untuk ambil kunci rumah. Lokasi Goethe Institue di tengah kota.....berdekatan dengan banyak FO. Kebetulan nih …...belum pernah mampir ke FO di Bandung, sebenernya pengen juga menjelajah FO sambil wisata kuliner....tp anak anak kyknya bakalan kurang menikmati udah gitu perlu dana lebih untuk bisa belanja sana sini. Setelah ambil kunci kami mampir sebentar disalah satu FO, pengen nyari sandal untuk Farras. Memang bener kl Bandung jadi surga belanja. FO nya keren keren suerr...beda jauh dahh dengan FO di Bogor. Dari konsepnya, bangunannya, interior dan barang barangnya. Sayangggg ga sempet menjelajah lebih jauh lagi. Mungkin lain kali kali ada waktu dan uang tentunya .
Sampe ke rumah kakak sebelum maghrib, kami cukup puas dengan apa yang kami nikmati hari ini. Besok pagi kami harus kembali ke habitat kota sejuta angkot Bogorrrr.
Asisten = Pembantu Rumah Tangga
Tidak ada komentar:
Posting Komentar